Asah Naluri Tempur, Prajurit Yontankfib 1 Marinir Drill Pemuatan Amunisi BMP-3F

Dispen Kormar, TNI Angkatan Laut (Jakarta). Keseriusan prajurit Batalyon Tank Amfibi 1 Marinir (Yontankfib 1 Mar( dalam menjaga kesiapsiagaan, awak kendaraan tempur (Ranpur) BMP-3F menjalani sesi drill pemuatan Loading amunisi guna mengasah kecepatan dan ketepatan operasional.

Latihan ini difokuskan pada sinkronisasi antara Gunner (Petembak) dan sistem otomasi senjata untuk memastikan rantai pasokan peluru berjalan tanpa hambatan di Kesatrian Marinir Hartono Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (31/03/2026).

Latihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya sinkronisasi mutlak antara Gunner (Petembak) dan sistem otomatisasi senjata. Fokus utama drill ini adalah menjamin rantai pasokan proyektil ke dalam kamar laras berjalan tanpa cela. Kecepatan dan ketepatan dalam operasional ini menjadi kunci utama agar BMP-3F mampu menghujani target dengan tembakan yang presisi dan kontinu.

Sementara itu, Danyon Tankfib 1 Mar Mayor Marinir Wawan Fanani menekankan bahwa profesionalisme tidak hanya lahir dari kecanggihan teknologi, tetapi juga dari ketangguhan personelnya. Oleh karena itu, drill ini juga mencakup prosedur pemuatan manual sebagai langkah kontingensi jika terjadi gangguan sistem kelistrikan. Prajurit ditempa untuk mampu melakukan transisi cepat ke mode manual dengan presisi tinggi, memastikan bantuan tembakan tidak pernah terhenti.

Selain aspek teknis, prosedur keselamatan kerja (safety procedure) dalam menangani hulu ledak kaliber besar menjadi prioritas utama. Mengingat ruang kompartemen tempur yang terbatas, kedisiplinan prajurit dalam setiap gerak menjadi penentu keselamatan kru dan alutsista.

Related posts